Jumat, 29 Februari 2008

pemudaku

Ku titipkan hati ini untukmu
Pemudaku yang setiap malam menghampiriku
Dengan kereta kuda pembawa rindu…
Ku titipkan hati ini untukmu
Pemudaku yang di setiap sujud sembahyangku terucap salam cinta dariNYA
Tuk pertemukan aku denganmu
Disetiap doaku,..
Ku titipkan hati ini untukmu
Pemudaku yang selalu mengecupmesra keningku
Disetiap lelap tidurku…
Ku titipkan hati ini untukmu…

Pemudaku….
Yang mendekap erat tubuhku
Di setiap dingin menyeruak dalam darahku…
Ku titipkan hati ini untukmu,
Pemudaku yang selalu membuat jantungku berdegup kencang
Karena tatapan tajam darimu..

Pemudaku datang atas nama cinta…
Tebarkan pesona Adam yang abadi bersama Hawa..
Pemudaku datang atas nama cinta…
Nyanyian syair syurgawi
Penyejuk nurani ….
Pemudaku datang Atas nama cinta…
Mengajakku arungi samudera kasih,
Dengan mahligai sayang di atas permadani…
Pemudaku datang atas nama cinta…
Merangkul pahit getir hidupku…

Hei pemudaku…!!
Jika engkau telah ditakdirkan olehNya untukku
Tuk jadi pelabuhan terakhirku,
Maka…
Maafkan hati ini
Karena tak bisa mencintaimu seperti yang engkau harapkan
Maaf juga karena aku tak sempurna,
Pun takkan bisa jadi sempurna
Tapi aku kan coba untuk menjadi pendamping setiamu
Dan kuabdikan diriku
Karena aku berusaha tuk jadi perempuan solikhah untukmu.

                                                                                                
                                                                                                 Surabaya, 29 Februari 2008 (21.53 WIB)
                                                                                                                            Pramita Jaya Erlina Tarie