Kamis, 22 Mei 2008
puisi nila
Bahwa ku sedang merangkak di padang pasir bersamamu
Mencari oase cinta yang abadi
Kita sedang di uji
Apakah kita mampu menyetir dan mengendalikan cinta
Atas nama yang Maha Penguasa Hati, Maha Pemberi Cinta
Aku gak mau..
Kita di permainkan oleh cinta
Sebab cinta akan buta
Jika kita tidak tau jalan permainan cinta itu.
Surabaya, 29 April 2008 [23:12]
Pramita Jaya Ernila Tari
Tuhan,
Ini malam ku dekap erat dalam sujudku
Tuhan,,
Ini hamba yang bersimpuh ragu
Tuhan,,
Ragu aku tak bisa bersyukur dan bisa berpaling darimu
Tuhan
Jangan tinggalkanku dalam galauku
Surabaya, 29 April 2008 [23:18]
Pramita Jaya Ernila Tari
Benci
Benci ku dengan laut pasang
Benci ku dengan padang ilalang yang menghalangi pandang
Benci ku dengan krikil tajam yang menghujam garang
Benci dan sepi
Hilang ku nalar
Penat ku akan pekat yang membekas mencekat
Hingga duri masih merobek sanubari
Yang ingin bisu dan tuli
Dari semua hiruk pikuk duniawi
Marah ku kepada angin
Yang tak bisa sampaikan benciku
Surabaya, 08 Mei 2008 [20:32]
Pramita Jaya Ernila Tari
Desir ombak memecah kesunyian
Memberi angin kesejukan
Hantarkan seorang pemuda
Membawa impian pada gadis yang menunggu dengan harap
Pemuda itu adalah kamu
Kasih ku…
Kamu
Pemuda yang kukecup keningnya
Yang kuletakkan di taman hatiku
Dan gadis itu adalah aku
Yang menginginkanmu
Bawakan lentera cinta untukku
Agar kubisa berdiri tegak
Agar aku bisa pecahkan karang
Agar aku bisa hentikan badai
Bersamamu arungi samudra luas yang tiada ujung
Aku mencintaimu pemudaku
Yang ingin ku kecup kakinya
Dan kupersembahkan baktiku
Surabaya, 20 Mei 2008 [22:08]
Pramita Jaya Ernila Tari
Kata love
mungki hanya mewakili secuil hatiku untuk kamu bintangku
kata cinta
mungkin juga mewakili sepenggal jiwaku untuk kamu pemudaku
kata apapun takkan cukup untukmu..
sering kubayangkan
ketika kubangun dari tidurku
kamu ada disampingku dan mengecupku dengan mesra
dan berkata selamat pagi cinta
dan kita bersama menyambut hari tuk dunia kita
ketika di meja makan
kamu merengek meminta makanan terlezat
yang kan kubuat untukmu
lalu kita memasak bersama
dengan cinta yang kita punya
dan aku tidak sedikitpun mengeluh karena lelah
tidak,,
ku akan berusaha tuk tidak mengeluh karena harus melayanimu
di dapur..
di meja makan..
di sofa..
di ruang tamu..
di tempat tidur..
mungkin sulit bagiku tuk melakukan itu semua untukmu.
Tapi aku akan berusaha
Try..try..dan try..
Dan ketika malam telah larut
Aku masih belum tidur
Karena kamu belum pulang dari tempat kerja
Dan ketika ku kelelahan dan tertidur di lantai
Kamu menggendongku..
Lalu kamu membawa aku ketempat permadani kita
Tempat kita memadu kasih
Demi melahirkan anak-anak penerus juang rosul
Yang sholeh dan sholehah
Iya…
Ini anganku
Ini impianku bersamamu.
Surabaya, 21 Mei 2008 [23:10]
Pramita Jaya Ernila Tari
Minggu, 27 April 2008
surau hati
dengan kerudung putih
sebagai penyejuk jiwa
ku menunggu di surau hati
dengan iringan kumandang azan
yang menyertai langkah ku
ku menunggu di surau hati
dengan kalam ilahi
doa yang kupersembahkan untukmu
pemuda yang kurangkul lembut kasihnya
ku menunggu di surau hati
dengan niat suci yang tertambat oleh rindu
ku menunggu di surau hati
karena ku mencintaimu..
Senin, 21 April 2008
puisi jayapu
Ibu, apa ini cinta?
Sayup kudengar
Isak tangisku sendiri karenanya
Bu, apa ini cinta?
Sedekap kasih menrintih pilu
Dalam gumpalan debu
Di kalbuku
Bu, apa ini cinta?
Seperti merajut jarring laba-laba
Yang tak kunjung usai
Bu, apa ini cinta?
Yang membuatku berbantal ombak
Berselimut angin
Dan senyumnya ku ukir
Pada butiran embun
Yang menetes di pipiku
Ibu aku merindukannya…
Surabaya, 20 April 2008 [20:14 WIB]
Pramita Jaya ET
Perempuan
Perempuan datang atas nama cinta
Dalam berat sekar sajadahnya
Berkeluh kesah panjatkan doa..
Perempuan datang atas nama cinta
Bersimpuh di bawah kaki suaminya
Perempuan datang atas nama cinta
Berpasrah diri dengan tangis pilu kehidupan
Bukan..
Bukan karena dia lemah
Tapi dia tak bisa mendongakkan kepala
Dan membusungkan dada
[lindungi dan hormatilah wanita
Surabaya, 21 April 2008 [16:27 WIB]
Rabu, 16 April 2008
rakaian puisi
Orang bilang cinta itu buta
Mungki benar
Seperti aku mencintai kamu
Aku tidak peduli dengan apapun
Aku tetap cinta kamu
Orang bilang membuat kita gila
Itu benar
Aku tidak bias tidur
Cinta adalah…..
C = ceria bila dijalankan berdua
I = Indah bila diingat
N = Nikmat bila dirasakan
T = Takut bila kehilangan
A = Abadi bila saling mengerti..
Aku tak mengerti
Aku tak mengerti laut
karena aku bukan ombak
aku tak mengerti warna hidup
karena aku bukan pelangi
aku tak mengerti sejuk
karena aku bukan embun
aku tak mengerti hujan
karena aku bukan mendung
aku tak mengerti mutiara kata
karena aku bukan pujangga
aku tak mengerti harum
karena aku bukan bunga
aku tak mengerti badai
karena aku bukan angin
aku memang tak mengerti semua
tapi aku mengerti
aku cinta kamu…
Surabaya, 15 April 2008 [21.30]
Pramita jaya ET
Senin, 14 April 2008
campur2
ARFAN
A ngan
R ajut
F antasi
A smara
N ila
Meski beribu kumbang dating
Dengan cahaya mereka berwarna warni
Kan tetap hanya ada satu bintang dalam hatiku
Kau…
Melati ingin seperti mawar
Yang mempunyai duri di tangkainya
Sebagai perisai diri
Dan mawar justru ingin seperti melati
Yang putih suci
Tak punya duri yang dapat melukai sapa saja
Tapi aku ingin kamu
Karena aku CINTA kamuNegeri Senja
Aku terbangu di negeri angan
Tak kusangka
Aku terhipnotis oleh keindahan senja di sana
Dan aku berfikir, itu adalah negeri senja
Lalu ada seorang pemuda menggenggam tanganku
Dia mengajakku berlalu ke awan
Dia membuatku terlelap dalam pelukannya
Pelukan yang mesra dan menghangatkan tidurku
Pikirku.. dia benar pangeran dari surga
Tapi ternyata ku salah
Dia orang yang kucintai
Ku terlelap dengannya di awan
Dan tanpa sepengetahuannya
Aku memandang,
Menyentuh wajahnya
Ku cium bibirnya
Dan kurebahkan tubuhku diatas tubuhnya
Sungguh ini kebahagiaan di negeri senja
Surabaya, 14 April 2008 [21:53]
Pramita Jaya ET
Minggu, 06 April 2008
kumpulan puisi karya Pramita Jaya ET
Diamku
Diammu
Risauku
Risaumu
Rinduku rindumu
Kasihku kasihmu
Galauku galaumu
Kita menyapa
Membelah sunyi
Karena cinta tak pernah bertepi
Sekalipun kadang berhenti
Dipersimpangan hati
Surabaya, 02 April 2008 [22:48]
Setetes peristiwa gutasi
Hantarkanku mendaki dan menjajaki sanubari
Hingga kita bertemu di padang edelweiss
Cinta abadi terhampar luas
Dibawah cahaya bintang
Seperti bintang yang bergelayut kasih
Surabaya, 02 April 2008 [23:07]
Galau bunda
Bunda menghilang
tak kunjung dating
pergi bersama luka yang terus membayang
bunda menanti dalam gundah hati
tak peduli noda lalu melekat dalam nurani
bunda berdiri dalam penantian
hadirkan impian beserta angan
dibalik hiruk pikuk kepalsuan
bunda yakin
secercah sinar kan menghampiri jiwa yang galau
gusar karena kasihnya
selalu ada di setiap langkah kehidupan
Surabaya, 03 April 2008 [20:01]
Hey pemuda
Cinta ini mengalir dalam darahku
Tertambat dalam nadimu
Hati ini selalu ingin bersua
Bercengrama denganmu
Diatas mega yang berlukiskan pelangi
Karena aku mencintaimu
Surabaya, 03 April 2008 [22:05]
Gemintang menggeriap
Ada yang jatuh disela-selanya
Mungkin puisi cinta
Langipun seperti tirai
Menyibak perlahan-lahan
Tampilkan rahasia
Warna merah itu
Maka cinta yang manakah yang harus kupilih
Surabaya, 06 Maret 2008 [08:47]
Nur Fahmi Taufiq
Minggu, 30 Maret 2008
Pemudaku..
air menyeruak dalam jiwa
indah air muka mempesona
hingga terbang meraih mega
hei pemudaku..
kau telah membuka pintu hati
merasuk dalam lautan ukhrawi
dalam dinginku
hangatkan sanubari
mengajakku berlari ke negeri mimpi
rindu kita berkumpul jadi saru
seperti embun yang menetes dalam kalbu
panjatkan doa dalam sujud
surabaya 29 Maret 2008 [21:59 WIB]
Pramita Jaya ET
Kamis, 27 Maret 2008
aku
karena lepas inginku
mega faham aku
karena pelangiku
senja faham aku
karena indah anganku
mentari faham aku
karena hangat jiwaku
embun faham aku
karena sejuk mimpiku
Surabaya, 27 Maret 2008 [23:24]
Pramita Jaya ET
ingin ku
tapi rasanya mulutku kaku dan jantungku berhenti
hanya kata sayang
yang bisa aku ungkapkan
tapi cinta....
sulit tuk aku utarakan
karena aku cinta kamu...
surabaya, 26 Maret 2008 [23:08 WIB]
Pramita Jaya ET
Rabu, 19 Maret 2008
anganku
mencari cinta
terendap sunyi
sukma berkejaran dengan kumbang
yang sombong dan angkuh
tapi malam tetap tak bergeming
menyaksikan mereka
tawar menawar kasih
surabaya, 19 Februari 2008 [19:03 WIB]
Pramita Jaya ET
Selasa, 18 Maret 2008
cinta
aku selalu merindukan kehadiranmu
aku susah payah berusaha menjadi yang terbaik untukmu
aku takut kehilanganmu
aku juga khawatir terjadi sesuatu denganmu
lalu apa ini ??
jika bukan cinta ??
surabaya, 18 Maret 2008 (22:08 WIB)
pramita Jaya E.T
Rabu, 12 Maret 2008
cinta ini cinta ???
ketika ku bertatap mata denganmu
ketika tubuh kita menyatu dalam pelukan
ketika kau menyentuh bibirku
dan separuh nyawa ini hilang
ketika kita berpisah
apakah ini cinta??
hm.. iya... aku yakin ini cinta
tapi apakah benar?
entahlah.. yang ku rasakan sekarang
mungkin aku telah jatuk cinta
tuk yang ketiga kalinya dalam hidupku
iya....
ketiga kalinya....
surabaya, 12 maret 2008 (11:16 WIB)
Pramita Jaya ET
Kamis, 06 Maret 2008
sepasang merpati
cinta tersemai malu pada sekumpulan awan
sepasang merpati bercumbu meneguk madu kasih
bintang-bintang tersenyum memeluk
mentari yang mencuri pandang
surabaya, 06 Maret 2008 (22.29 WIB)
Pramita Jaya ET
Minggu, 02 Maret 2008
karya pramita jaya ET
I’M
I’m not rainbow
I’m not the sky
I’m not sea
I’m not everyting
I just silent
I want to close my eyes&see you in my dream
In my heart
Because I’m loving you
I WANT
I’ve found my happiness with you
Because you’ve invited me with you
You’ve flown me to the sky
I couldn’t do everyting for you
But I’LL try to know
What’s about love
Kesadaranku
Aku sadar bahwa aku hanyalah debu
yang jatuh menjadi lumpur diselokan
Aku sadar bahwa aku hanyalah
api yang tak bisa nyalakan lilin
Tapi aku sadar bahwa
aku ingin mencintaimu dengan tulus…
Aku ingin mencintaimu
Seperti embun pagi sejukkan hari-harimu
Seperti senja
Indahkan soremu
Seperti bunga yang mengharumkanmu
Dengan senyum merekahku
Dan injinkan malam ini aku bilang
Aku sayang kamu.
Ketika dia genggam erat tanganku
Darahnya serasa mengalir di dalam darahku
Ketika ku sandarkan kepalaku di bahunya
Serasa dia tempatku berlabuh
Jumat, 29 Februari 2008
pemudaku
Pemudaku yang setiap malam menghampiriku
Dengan kereta kuda pembawa rindu…
Ku titipkan hati ini untukmu
Pemudaku yang di setiap sujud sembahyangku terucap salam cinta dariNYA
Tuk pertemukan aku denganmu
Disetiap doaku,..
Ku titipkan hati ini untukmu
Pemudaku yang selalu mengecupmesra keningku
Disetiap lelap tidurku…
Ku titipkan hati ini untukmu…
Pemudaku….
Yang mendekap erat tubuhku
Di setiap dingin menyeruak dalam darahku…
Ku titipkan hati ini untukmu,
Pemudaku yang selalu membuat jantungku berdegup kencang
Karena tatapan tajam darimu..
Pemudaku datang atas nama cinta…
Tebarkan pesona Adam yang abadi bersama Hawa..
Pemudaku datang atas nama cinta…
Nyanyian syair syurgawi
Penyejuk nurani ….
Pemudaku datang Atas nama cinta…
Mengajakku arungi samudera kasih,
Dengan mahligai sayang di atas permadani…
Pemudaku datang atas nama cinta…
Merangkul pahit getir hidupku…
Hei pemudaku…!!
Jika engkau telah ditakdirkan olehNya untukku
Tuk jadi pelabuhan terakhirku,
Maka…
Maafkan hati ini
Karena tak bisa mencintaimu seperti yang engkau harapkan
Maaf juga karena aku tak sempurna,
Pun takkan bisa jadi sempurna
Tapi aku kan coba untuk menjadi pendamping setiamu
Dan kuabdikan diriku
Karena aku berusaha tuk jadi perempuan solikhah untukmu.
Surabaya, 29 Februari 2008 (21.53 WIB)
Pramita Jaya Erlina Tarie