Diamku
Diammu
Risauku
Risaumu
Rinduku rindumu
Kasihku kasihmu
Galauku galaumu
Kita menyapa
Membelah sunyi
Karena cinta tak pernah bertepi
Sekalipun kadang berhenti
Dipersimpangan hati
Surabaya, 02 April 2008 [22:48]
Setetes peristiwa gutasi
Hantarkanku mendaki dan menjajaki sanubari
Hingga kita bertemu di padang edelweiss
Cinta abadi terhampar luas
Dibawah cahaya bintang
Seperti bintang yang bergelayut kasih
Surabaya, 02 April 2008 [23:07]
Galau bunda
Bunda menghilang
tak kunjung dating
pergi bersama luka yang terus membayang
bunda menanti dalam gundah hati
tak peduli noda lalu melekat dalam nurani
bunda berdiri dalam penantian
hadirkan impian beserta angan
dibalik hiruk pikuk kepalsuan
bunda yakin
secercah sinar kan menghampiri jiwa yang galau
gusar karena kasihnya
selalu ada di setiap langkah kehidupan
Surabaya, 03 April 2008 [20:01]
Hey pemuda
Cinta ini mengalir dalam darahku
Tertambat dalam nadimu
Hati ini selalu ingin bersua
Bercengrama denganmu
Diatas mega yang berlukiskan pelangi
Karena aku mencintaimu
Surabaya, 03 April 2008 [22:05]
Gemintang menggeriap
Ada yang jatuh disela-selanya
Mungkin puisi cinta
Langipun seperti tirai
Menyibak perlahan-lahan
Tampilkan rahasia
Warna merah itu
Maka cinta yang manakah yang harus kupilih
Surabaya, 06 Maret 2008 [08:47]
Nur Fahmi Taufiq
Tidak ada komentar:
Posting Komentar