Minggu, 06 April 2008

kumpulan puisi karya Pramita Jaya ET

Diamku

Diammu

Risauku

Risaumu

Rinduku rindumu

Kasihku kasihmu

Galauku galaumu

Kita menyapa

Membelah sunyi

Karena cinta tak pernah bertepi

Sekalipun kadang berhenti

Dipersimpangan hati

Surabaya, 02 April 2008 [22:48]

Setetes peristiwa gutasi

Hantarkanku mendaki dan menjajaki sanubari

Hingga kita bertemu di padang edelweiss

Cinta abadi terhampar luas

Dibawah cahaya bintang

Seperti bintang yang bergelayut kasih

Surabaya, 02 April 2008 [23:07]

Galau bunda

Bunda menghilang

tak kunjung dating

pergi bersama luka yang terus membayang

bunda menanti dalam gundah hati

tak peduli noda lalu melekat dalam nurani

bunda berdiri dalam penantian

hadirkan impian beserta angan

dibalik hiruk pikuk kepalsuan

bunda yakin

secercah sinar kan menghampiri jiwa yang galau

gusar karena kasihnya

selalu ada di setiap langkah kehidupan

Surabaya, 03 April 2008 [20:01]

Hey pemuda

Cinta ini mengalir dalam darahku

Tertambat dalam nadimu

Hati ini selalu ingin bersua

Bercengrama denganmu

Diatas mega yang berlukiskan pelangi

Karena aku mencintaimu

Surabaya, 03 April 2008 [22:05]

Gemintang menggeriap

Ada yang jatuh disela-selanya

Mungkin puisi cinta

Langipun seperti tirai

Menyibak perlahan-lahan

Tampilkan rahasia

Warna merah itu

Maka cinta yang manakah yang harus kupilih

Surabaya, 06 Maret 2008 [08:47]

Nur Fahmi Taufiq

Tidak ada komentar: